Menteri Sosial Berikan Mainan Untuk Anak Jon-Isa

Menteri Khofifah sangat prihatin melihat kondisi keluarga dari Joni (55) dan Isa (29) ketika mengetahui bahwa keluarga tersebut puluhan tahun menepati gang sempit yang dijadikan tempat tinggal mereka.

Bahkan mereka tidak hanya tinggal berdua tapi juga beserta ketiga anaknya, tak hanya itu Isa pun sempat melahirkan anak ketiganya di gang sempit itu.
Untuk itu keluarga ini pun langsung dievakuasi ke rumah aman Kementerian Sosial untuk diberikan pemeriksaan kesehatan.

Saat mengunjungi keluarga Joni nampak Menteri Khofifah begitu akrab saat bertemu dengan keluarga ini, bahkan tak lupa Khofifah memberikan sejumlah mainan untuk kedua anak Isa.

"Ini buat kamu ya, suka tidak," kata Khofifah saat memberikan sejumlah mainan ke anak Isa, Jumat (16/6/2017).

Bahkan saat ditanyakan bagaimana kondisi saat tinggal rumah aman, nampak anak Isa merasa nyaman dengan lingkungan barunya.

"Santi disini betah gak," tanya Khofifah

Namun saat ditanyain apakah mau balik ketempat tersebut lagi salah satu anak isa mengelengkan kepala, seraya menolak pertanyaan yang diajukan oleh Menteri Khofifah.

Kedekatan Khofifah tak hanya ditujukan dengan memberikan sejumlah mainan kepada anak Isa, tapi anak Isa yang masih balita pun, ia gendong, bahkan ada ia bertanya berapa berat pada bayi tersebut.

"Ini lahir beratnya 3,6 tapi sekarang jadi 1,6 ini kok tambah turun," kata Khofifah.

Saat Joni mendapatkan pertanyaan dari Khofifah terkait apakah dirinya mau tinggal ditempat ini bersama dengan keluarga, ia pun menjawab bawa ia tidak betah ditempat tersebut.

"Kalo saya tidak betah, saya mau ke jakarta saja, biarin saja anak istri tinggal disini," kata joni menjawab pertanyaan Khofifah.

Supaya keluarga ini dapat mendapatkan akses dari kemensos beberapa hal nantinya akan dilakukan oleh kemensos seperti membuatkan akta kelahiran bagi sang anak, serta membuatkan KTP, KK dan menikahkan Joni dan Isa, pasalnya selama ini kedua pasangan tersebut tidak mempunyai buku nikah.

"Mereka harus di nikahkan supaya ada surat nikah sebagai legalitas keluarga mereka. Dari surat nikah nanti baru ada kartu keluarga (KK), setelah ada KK ada KBP. Setelah itu kita akan urus kelahirannya. Setelah lengkap program program kemensos dapat mereka akses," kata Khofifah$





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer