Warga Tancapkan Bambu ke Lubang di Tengah Jalan, Ternyata Ada Kejadian Menakutkan Sebelumnya

Para pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil, harus hati-hati saat melintas di jalan penghubung antar Kecamatan Penukal - Kecamatan Abab, tepatnya perbatasan Desa Purun, dengan Desa Betung.

Di tengah jalan terdapat lubang yang menganga.
Hal itu menjadi penyebab banyak pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil terperosok di lubang selebar kira-kira setengah meter dengan kedalaman lebih satu meter.

Pantauan Tribunsumsel.com, di tengah lubang tersebut ditancapi bambu untuk memberi tanda pada pengendara.

Agar tidak terjebak di lubang yang menganga.

"Banyak pengendara sepeda motor yang baru pertama melintas di jalan tersebut terjebak di lubang itu dan mengalami kecelakaan, tapi kalau orang sering melintas di sini (penghubung kecamatan), sudah hafal jadi tidak terjebak di lubang mengangah itu," kata Wardi, Selasa(27/6/2017)

"Baru sepekan ini, bambu ditancap di lubang, mengingat banyak pemudik yang belum tahu di medan perjalanan ini," katanya.

Wardi bersama warga lainnya berharap Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) PALI agar cepat tanggap dalam dalam membenahi jalan yang rusak.

"Awal lubang kecil, lama kelamaan akhirnya lubang semakin besar, coba saja DPUBM cepat tanggap, apalagi di musim mudik ini," jelas Wardi‎.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer