Astaghfirullah, Di Jalan Adem Ayem, Sampai Rumah Pria ini Malah Lakukan ini Pada Pacarnya

Awal Februari 2017, netizen sempat dihebohkan dengan beredarnya kabar tewasnya seorang pelajar berusia 24 tahun asal negeri tirai bambu China.

Wanita ini awalnya diketahui pindah ke Oxford untuk meneruskan pendidikannya.
Malangnya, ia justru tewas di tangan kekasihnya sendiri yang memang suka menyiksanya, seperti yang dilaporkan Daily Mail.

Korban yang bernama Bi Xixi asal Nanjing, Provinsi Jiangsu, China, memang sedang menempuh pendidikan Master di bidang bisnis internasional di Universitas Cardiff Metropolitan.

Xixi dikenal sebagai pribadi yang bertalenta dan bahkan, ia bisa berbicara empat bahasa asing sekaligus.

Selama di negeri orang, Xixi ternyata jatuh cinta dengan seorang pria bernama Jordan Matthews (23).

Pada 2015, keduanya memutuskan berpacaran sebelum akhirnya tinggal satu atap.

Akan tetapi, Matthew yang diketahui memegang sabuk hitam karate, ternyata mulai menyiksa Xixi dan sering memaksanya untuk bolos kuliah.


Atas perlakukan Matthew, Xixi bahkan rela memakai make up tebal semata untuk menyembunyikan semua bekas luka di wajahnya akibat kekejaman sang kekasih.

Matthew memang dikenal pribadi yang suka mengatur dan terlalu posesif kepada Xixi.

Perilaku inilah yang akhirnya membuat Xixi pasrah dengan keadaannya dan selalu menerima apapun perbuatan kasar yang dilakukan Matthew.

Parahnya, Xixi diketahui menjadi orang yang selalu membiayai kehidupan mereka selama tinggal berdua.

Biaya rumah, tagihan, pakaian, liburan, bahkan sampai mobil, semua memakai uang Xixi.


Satu hari sebelum insiden tersebut terjadi, Xixi sedang pergi ke London untuk menemui seorang temannya yang menyadari ada bekas luka di wajah Xixi.

Saat kembali pulang ke Cardiff, Matthew menjemputnya.

Setibanya di rumah, keduanya justru terlibat perang mulut setelah Matthew melihat sebuah pesan di ponsel Xixi.

Pria ini bahkan menuduh kekasihnya itu sudah berselingkuh.

Entah setan apa yang merasuki pria ini, ia langsung melayangkan serangan bertubi-tubi ke arah gadis yang jelas mencintainya.


Pukulan hingga tendangan tanpa ragu ia layangkan kepada sosok wanita yang selama ini justru bersabar menahan luka dan sakit yang ia timbulkan.

Bahkan ia dikethaui menyerang Xixi dalam waktu yang cukup lama.

Beberapa saat setelah menyerang Xixi, Matthew memutuskan menelepon polisi dan mengatakan :

"Aku dan pacarku semalam ribut dan aku menyerangnya beberapa kali.

Dia tertidur dan aku merasa sudah berbuat sangat kasar kepadanya, aku sangat khawatir dan sekarang dia kesulitan bernapas."

Di hadapan majelis hakim, Matthew mengakui perbuatannya namun ia menolak dituduh sudah membunuh Xixi.

Yang lebih mengejutkan semua orang, Matthew sendiri mengaku jika ia sudah bersikap keterlaluan ketika ribut dengan Xixi.


Menurut pemeriksaan medis, Xixi diketahui mengalami 41 luka di sekujur tubuhnya, termasuk patahnya tulang rahang dan tulang rusuk Xixi.

Selain itu, hampir sepertiga tubuh Xixi penuh luka lebam yang menyebabkan ia mengalami kehilangan darah cukup banyak serta mengalami luka dalam yang berkepanjangan.

Atas perbuatan kejinya, Pria ini harus mendekam di dalam penjara





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer