Begini jadinya saat ABG Selamet bicara soal malam pertama bersama Nenek Rohaya

Selamet (16) menikah dengan Rohaya (71), Minggu (2/7/2017). Sebagian orang mungkin penasaran mengenai malam pertama sejoli berbeda usia itu. Apa jawaban Selamet?

"Ha-ha-ha..., dak galaklah (tidak mau) kalau bahas itu," ujar Selamet malu-malu.
Selamet dihubungi via ponsel perangkat desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Selasa (4/7/2017). Dia terkesan irit bicara. Apalagi menyangkut hal-hal pribadi, mulai dari malam pertama hingga kesan terhadap istrinya, Rohaya.

"Yang penting sekarang kami sudah resmi menikah dan kami akan jalani rumah tangga bersama," ucap ABG yang bekerja serabutan ini.

Sebelum menikah, Selamet memanggil Rohaya dengan sebutan 'bibi'. Setelah menikah, ia memanggilnya 'bunda'.


Selamet bersyukur telah menikah. Sebelumnya, remaja yang ditinggalkan orang tua karena bercerai ini khawatir dituding aneh-aneh karena beberapa waktu terakhir tinggal di rumah Rohaya, janda beranak satu yang ditinggalkan pergi merantau ini.

Selamet hidup serumah dengan Rohaya. Meski hidup serba kekurangan, ia tak peduli. Bagi dia, rezeki bisa dicari.

Selamet tak memiliki ponsel. Sambungan telepon terhubung via ponsel perangkat desa setempat.

Selamet terkesan irit bicara. Ia hanya akan menyampaikan perasaannya jika ditanya. Soal pernikahan, dia menyebut sebelumnya telah berbicara kepada anak Rohaya, yang usianya 3 tahun lebih tua dibanding Selamet.

"Anaknya bilang boleh, tapi tanya dulu sama Pak RT atau Pak Kepala Dusun," kata Selamet.

Nah, dari situlah, Selamet curhat ke ketua RT I, Dusun I, Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Ogan Komering Ulu (OKU), Kuswoyo. Kuswoyo sempat kaget, tapi kemudian mendukung. Dia mempersilakan rumahnya menjadi tempat pernikahan Selamet dan Rohaya, Minggu (2/7).

Selamet kini hidup di rumah Rohaya. ABG yang bekerja serabutan ini mengaku cinta mati kepada Rohaya. Ia membuktikan hal itu, salah satunya, dengan mengucap janji suci di depan Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N), perangkat desa, dan sejumlah warga. 




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer