Cinta tak direstui, Oki Loncat dari Jembatan Pasupati Bandung. Kini meninggal dan tinggalkan surat menyedihkan...!

Seorang pria terjun dari Jembatan Pasupati Bandung. Faktor asmara menjadi pemicu pria bernama Oki (25) ini untuk melompat dari jembatan layang tersebut.

"Diduga karena ada persoalan asmara yang tidak disetujui oleh ibu korban," ucapKapolrestabes Bandung Kombes PolHendroPandowo via pesan singkat, Kamis (27/7/2017).
Menurut Hendro, Oki sendiri diduga sengaja lompat dari Jembatan Pasupati. Ia datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 WIB. 

"Dia langsung lompat dari atas jembatan dan jatuh ke aspal," kata dia. 

Nyawa Oki masih tertolong saat dibawah ke RS, namun kondisi tubuhnya luka parah.




"Korban masih dalam kondisi hidup," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo via pesan singkat.


Meski kondisinya masih hidup, Oki mengalami luka cukup parah disekujur tubuhnya.


"Dia mendapat luka lecet di tangan kanan, kaki kanan patah, muka luka berat, dan bagian lehernya mengalami patah akibat benturan dengan aspal," ujar Hendro.


Oki (25) akhirnya meninggal dunia setelah sempat kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Oki mengalami cedera parah di tubuhnya akibat mencoba bunuh diri dengan loncat dari Jembatan Pasupati Bandung.


Oki diboyong ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS, Jalan Pasteur, Kota Bandung, pada Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 11.00 WIB atau 30 menit setelah kejadian Oki loncat dari ketinggian flyover Pasupati sekitar 18 meter tersebut.


"Pasien (Oki) meninggal dunia jam 19.15 WIB," kata Humas RSHS Nurul saat dihubungi via pesan singkat, Jumat (28/7/2017).


Ia menuturkan jenazah Oki sekitar pukul 20.30 WIB oleh pihak keluarga meninggalkan rumah sakit. Rencananya, jenazah di bawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan."Jenazah sudah dibawa keluarga ke rumah duka," kata Nurul.


Sebelumnya Kepala IGD RSHS Doddy Tavianto menuturkan ditemukan beberapa bagian tubuh Oki yang mengalami cedera serius. Di antaranya patah tulang paha kiri, panggul, rahang atas dan bawah, hidung, retak di tengkorak kepala.


Oki meninggalkan surat wasiat di saku celananya.


Berikut isi suratnya :


Oki minta maaf mamah selama ini


Oki banyak salah sama mamah
Oki anak yang gak berguna yang cuma bisa nyusahin mamah


Oki lebih baik tenang di alam sana mamah
Oki ikhlas lahir bathin enggak sempat merasakan berumah tangga/nikah


Oki sudah mengikhlaskan mamah sama om herri klo mamah senang oki juga senang


Oki gpp dari dulu sampai sekarang enggak pernah merasakan kebahagiaan pada waktu di tegal Oki udah ada calon tapi kan mamah waktu itu gak setuju


Oki pamit ya mamah Assalamualaikum


Polisi masih menyelidiki insiden tersebut. Kini pria itu sudah mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Ia mengalami luka di kepala dan leher. 



Bukan pertama kali
Mengakhiri hidup dengan cara loncat dari Jembatan Pasupati ini bukan yang pertama kali sejak 2011. Berikut ini tiga kasus bunuh diri dengan loncat dari Pasupati. Ada yang meninggal, ada yang hanya luka-luka.


Pada 2011, seorang pemuda tanpa identitas nekad mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari atas jembatan Pasupati. Jenazah ditemukan sudah tidak bernyawa di bawah jembatan tepatnya di Gang Bongkaran, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, 26 Maret 2011.


Ryo Tanuwijaya (21) tewas seketika setelah loncat dari ketinggian lebih dari 40 meter. Warga mengerumuni lokasi kejadian saat itu.

13 Maret 2012, Okky Rusliana (32), tewas setelah bunuh diri dengan cara melompat dari jalan layang Pasupati, tepatnya di turunan Jalan DR Djunjunan (Pasteur). Turun dari sepeda motor yang ia kendarai, Okky lompat dari flyover yang kemudian tertabrak mobil. "Dia lompat dari jembatan yang tingginya sekitar 10 meter. Dia meninggalkan sepeda motor Honda CBR warna merah-hitam dengan nomor polisi D 3399 AS yang terparkir beserta helm fullface nya dalam kondisi utuh," ucap seorang saksi mata.


Maret 2014, Desi Ariani melompat dari flyover Pasupati setelah menculik seorang bayi di RS Hasan Sadikin Bandung. Ia loncat dari ketinggian 15 meter, dan masih selamat saat mendarat di aspal. Namun, lehernya diduga mengalami keretakan, dan lecet-lecet di beberapa bagian wajah.(detik.com/pikiranrakyat.com)





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer