Hubungan Seks Guru-Murid Terkuak usai Polisi Temukan Pesan dan Foto ini di Ponsel

Seorang guru musik di Minnesota, Amerika Serikat, didakwa karena berhubungan seks dengan murid laki-lakinya.

Rabu (28/7/2017), mantan guru koor bernama Christine Funk itu didakwa dengan tiga pasal kejahatan perilaku seksual kriminal.
Seperti dilaporkan Star Tribune, aksi Funk terungkap setelah Kepolisian Mendota Height menemukan pesan teks di ponsel korban.

Photo published for Masih Ingat Penyanyi Suci Dalam Debu? Kini Saleem Iklim Tengah Terbaring di Rumah Sakit - Tribunn...

Masih Ingat Penyanyi Suci Dalam Debu? Kini Saleem Iklim Tengah Terbaring di Rumah Sakit - Tribunn...

Saleem yang memiliki nama asli AM Salim Abdul Majeed (55) menderita demam tingga sejak lebih dari seminggu yang lalu

Dalam pesan teks tersebut, tertulis guru sekolah menengah atas (SMA) Henry Sibley dan siswa berusia 17 tahun itu berhubungan seks.

Awalnya, Funk membantah tudingan tersebut, tapi kemudian tak bisa berkata-kata setelah polisi beberkan foto-foto setengah telanjangnya.

Dia bilang pesan seksual tersebut hanya fantasi.

Akhirnya, Khamim Tiba di Mekkah Jalan Kaki Hampir Setahun dari Pekalongan - Tribunnews.com

Akhirnya, sekian negara dilewatinya dengan berjalan kaki hampir setahun Mochammad Khamim Setiawan (28) sampai ke Tanah Suci.

Remaja itu tadinya juga menampik tudingan memiliki hubungan dengan Funk.

Namun akhirnya dia mengaku telah berhubungan seks dengan gurunya itu di sejumlah tempat, seperti rumah, sekolah dan mobilnya.

Sebelum kasus ini, Funk sebenarnya telah dibui pada Februari silam lantaran memiliki pornografi anak, hingga kemudian dibebaskan.


Funk pun mengambil cuti setelah tudingan tersebut dilayangkan bertubi-tubi kepadanya.

Kemudian, Funk mengundurkan diri dari pekerjaan pada Maret.

Kini dia ditahan di Tahanan Dakota County dan menghadapi ancaman hingga 15 tahun penjara jika terbukti bersalah.

Seorang ibu guru di Texas, Amerika Seriat, dinyatakan positif hamil setelah berhubungan seks dengan muridnya yang masih berusia 13 tahun.

Guru bahasa Inggris bernama Alexandria Vera (24) itu mengaku telah berhubungan seks dengan muridnya sejak September tahun lalu.

Saat itu, Vera tengah mengajar pelajaran bahasa Inggris di tingkat 8 di sekolah Stovall Middle School.

Menurut pihak kejaksaan setempat, saat berhubungan seks, murid itu berusia 11 tahun lebih muda ketimbang Vera.

Kepada kejaksaan, Vera mengaku kali pertama bertemu muridnya itu saat musim panas di sekolah.

Muridnya itu berupaya berkomunikasi dengan Vera melalui jejaring sosial Instagram.

Kemudian, Vera mengaku mengirimkan pesan kepada muridnya saat itu tidak hadir di kelas.

Buntut dari komunikasi itu, sang murid pun menanyakan nomor telepon Vera, demikian disampaikan jaksa penuntut.

Vera mengatakan si murid bertanya apakah mereka bisa bersua dan nongkrong bareng, lalu Vera pun mengiyakan.

Kemudian, Vera mengaku menjemput si murid di rumahnya, lalu mereka berkeliling dan berciuman di dalam mobil.

Kepada aparat, Vera pun menyambangi si murid ke rumah lantaran saat itu kedua orang tuanya sedang bepergian.

Berdasarkan laporan, Vera mengatakan saat itulah kali pertama dirinya dan si murid berhubungan seks.

Pihak Kejaksaan meyakini bahwa peristiwa itu terjadi pada September tahun lalu.

Menurut Vera, orang tua murid itu bukan cuma mengetahui hubungannya, mereka juga menyetujui hubungan tersebut.

Bahkan, imbuh Vera, orang tua murid itu mengizinkan anaknya untuk menginap di rumah Vera di Spring.

Nah, di sanalah, Vera dan murid melakukan hubungan seks secara rutin serta hampir setiap hari.

Kemudian, Vera pun mengantarkan si murid ke rumah pada paginya, sehingga muridnya itu tidak ketinggalan bus sekolah.

Vera mengatakan sekolah mengadakan acara open house pada Oktober, di sanalah dia bertemu orang tua muridnya.

Setelah open house, Vera datang ke rumah muridnya dan dikenalkan sebagai pacar dari anaknya.

Vera pun mengklaim orang tua telah menyetujui hubungan mereka dan kerap diundang ke acara-acara keluarga.

Kepada penyelidik, Vera mengatakan hubungan mereka berkembang dan mereka bersetubuh hampir setiap hari.

Kemudian, dia mengaku hamil anak dari muridnya itu pada Januari 2016.

Yang mengejutkan, kata Vera, orang tua murid malah senang dengan kehamilannya dan antusias menyambut sang bayi.

Namun, Vera mengaku telah melakukan aborsi karena takut ketika Badan Perlindungan Anak setempat datang ke sekolah pada Februari dan menanyakan tentang hubungan terlarang itu.

Salah satu murid mengatakan kepada situs berita Eyewitness, “Dia suka meremas pantat ibu guru dan semua melihatnya. Lalu mereka mempergunjingkannya.”

Seorang juru bicara sekolah mengatakan, “Ketika tuduhan itu dibuat pada April lalu, guru itu segera dipecat dari sekolah dan dikenakan sebagai cuti administratif.”

Vera sekarang menghadapi tuduhan pelecehan seks terhadap anak.

Namun, polisi tidak dapat menemukan bukti yang dapat dijadikan alasan untuk menangkapnya.




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer