Meski Dilaporkan ke Polisi, Begini Pujian Ruhut Sitompul kepada Kaesang

Politisi Ruhut Sitompul berpendapat, video blog (vlog) Kaesang Pangarep yang mengkritisi soal berbagai persoalan bangsa terkini, menunjukan betapa kritis dan hebatnya putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

Karena itu menurut Ruhut, harusnya kita berterimakasih kepada Kaesang, dan bukan merasa tersinggung lalu lapork ke kepolisi.
"Di mana salahnya dia? Bahkan kita harusnya berterima kasih sama Kaesang. Dia itu kita harus hormati, hebat dia. Anak masih muda, tapi sudah kritis begitu berpikir," kata Ruhut kepada Netralnews.com, Jumat (7/7/2017).

Mantan petinggi Partai Demokrat ini memberi contoh bagaimana Kaesang mengkritisi soal praktek KKN yang telah berakar di bangsa ini, seperti dalam vlognya yang berjudul #BapakMintaProyek.


"Kenapa, jujur saja di era dulu sampai ada istilah KKN, jadi dia mau di era sekarang nggak ada KKN. Kalau di era sekarang ada KKN itu namanya 'ndeso' atau bahasa Indonesia-nya kampungan," tandas Ruhut.
"Nah, disini Kaesang mengingatkan supaya KKN tidak terulang lagi seperti era sebelumnya," tegas mantan anggota DPR itu.

Sebelumnya, Kaesang membuat video yang menyinggung soal anak pejabat meminta proyek. Ia pun menyebut orang yang meminta proyek kepada orangtuanya yang bekerja di pemerintahan sebagai perilaku yang ndeso.

Pada bagian lain videonya, Kaesang mengkritisi sekelompok remaja yang pawai obor sambil berteriak membunuh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Tak hanya itu, dia juga menyinggung soal larangan mensalatkan jenazah hingga dengan mudahnya mengkafir-kafirkan orang lain.

Namun ada beberapa kata yang diucapkan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu yang persoalkan oleh Muhammad Hidayat. Ia melaporkan Kaesang ke Polres Bekasi Kota pada (2/7/2017) atas dugaan melakukan penodaan agama dan menyebarkan ujaran kebencian.

Adapun kata-kata Kaesang yang berujung pada pelaporan itu, yakni 'mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan', 'nggak mau mensalatkan padahal sesama Muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin', dan "Apaan coba? Dasar ndeso'.




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer