Plesir Legislator ke Manado Batal! Ahok Bongkar Semua Praktik Memalukan Ini, Netizen: Bubarin!


Bukan Ahok namanya kalau tak bikin heboh.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bukan hanya sekali 'melelanjangi' kelakuan para anggota dewan yang memalukan.
Saat masih menjadi legislator di senayan, Ahok blak-blakan cerita tentang praktik memalukan oknum anggota dewan yang sengaja memanipulasi jumlah hari dalam kunjungan dinas ke daerah.

Adalah Politisi Partai Golkar, Nusron Wahid.

Ia bercerita tentang mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan "kejahatan kecil" anggota DPR.

Ketika itu, Basuki atau Ahok merupakan anak buahnya di Badan Legislasi.

Hal ini diceritakan Nusron dalam peluncuran buku "Ahok di Mata Mereka" di Hotel Pullman, Rabu (19/7/2017). Nusron salah seorang tokoh yang ikut menulis dalam buku itu.

"Biasanya ada kejahatan kecil yang sering dilakukan DPR. Salah satu bentuk kejahatan kecil itu adalah menambah hari kalau kunjungan ke daerah," ujar Nusron.

Saat anggota baleg ingin ke Manado, tiba-tiba Nusron ditelepon oleh sekretariat. Sebab, ada satu anggota Partai Golkar yang tidak mau tanda tangan.

Ternyata, anggota yang dimaksud adalah Ahok. Ahok tidak mau menandatangani rencana perjalanan ke daerah karena ada selisih hari.

Perjalanan ditulis dilakukan selama 5 hari padahal hanya 1 hari. Nusron diminta untuk membujuk Ahok supaya mau tanda tangan.

"Saya ngomong ke Ahok, kebetulan ruangannya 1 lantai dan berdekatan dengan saya. 'Hok, lo kenapa enggak mau tanda tangan?' Kata dia 'ya saya tanda tangan 2 hari, kenapa suruh tanda tangan 5 hari?" ujar Nusron menirukan ucapan Ahok.

"Kalo misalnya 1 hari uangnya Rp 4 juta, kalo 5 hari kan sekitar Rp 20 juta. Kalo Rp 20 juta kali 550 orang, dalam 1 tahun ada dua kali perjalanan, dalam sebulan, berapa miliar yang dihabisin? Enggak gue tetap enggak mau," tambah Nusron melanjutkan ucapan Ahok.

Saat itu, Nusron sadar Ahok merupakan orang yang baik. Nusron pun membiarkan Ahok yang tidak ingin tanda tangan. Perjalanan dinas itu pun akhirnya dibatalkan. Itu bukan satu-satunya kisah yang dimiliki Nusron tentang Ahok.

Perkenalan pertama Nusron dengan Ahok juga penuh kesan. Nusron mengenal Ahok ketika penyusunan UU Haji dan UU Zakat. Nusron mengaku dia sering bolos dalam rapat pembahasannya karena sedang sibuk sosialisasi sebagai ketua ansor.

"Tapi Ahok ketika ikut pembahasan UU Haji dan UU Zakat, tidak pernah sekalipun absen. Bahkan rapat sampai tengah malam, tinggal 3 orang yang hadir yaitu pimpinan dan dua orang, tiga orang itu salah satunya adalah Ahok," ujar Nusron.

Kisah Nusron Wahid tentang Ahok ini menjadi viral di media sosial dan menuai berbagai komentar netizen.

HarperLee‏ @SaviraHelmi

Pd akhirnya Nusron berani bercerita itu artinya dia siap disalahkan, lebih gentle drpd diem aja ato pepura baik.

ARYO‏ @aryocahkroya

Pak Nusron berani mempublikasikan pastinya berani bertanggung jawab gak asal ngomong

donny‏ @MrDonnySihite

An**ng! Harusnya cuma 8juta (2 hari), jadi dapet 20juta ?!! Bubarin ajalah DPR & antek2nya! Ke daerah pun cuma transit aja kurasa...

A Andrianto‏ @a_andrianto

Kangen "pemahaman nenek lo!!"

Candra Wiguna‏ @tasik_idol

Trus pertanyaan gua : Nusron nya tanda tangan??

Sumber : kompas.com/twitter





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer