Sempat Mencuat, Ini Alasan Wacana Pemindahan Ibu Kota Berhenti di Zaman SBY

Wacana pemindahan ibu kota sudah bergulir sejak Presiden pertama RI Soekarno memimpin. Kemudian, wacana itu muncul kembali saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat Presiden RI di 2013.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya melanjutkan wacana pemindahan ibu kota. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat ini sedang melakukan kajian mendalam.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menjelaskan, alasan rencana pemindahan ibu kota di zaman SBY, berhenti karena biaya yang dibutuhkan sangat banyak. Walaupun dengan pertumbuhan ekonomi 7 persen, Agus menilai dana yang harus disiapkan cukup besar.

"Karena perpindahan itu menggunakan keuangan cukup tinggi. Saat itu dengan pertumbuhan 7 persen aja kita merasa tidak cukup memenuhi, apalagi sekarang yang hanya 4 sampai 5 persen," ujar Agus di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Pemerintah rencananya mengajak pengusaha swasta dalam pemindahan ibu kota. Agus mengingatkan pemerintah sebagai regulator harus tetap mengatur pihak swasta pada pelaksanaannya nanti.

"Kalau perlu dibuat perencanaanya. Bisa saja swasta berpartisipasi, tapi yang sebagai kendali utama harus pemerintah," jelas Agus.




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer