Video 6 Detik Wanita Pakai Rok Mini di Arab Saudi Hebohkan Jagat Maya, Polisi Agama pun Bertindak



Arab Saudi adalah negara yang menerapkan hukum Islam dengan sangat ketat.

Mereka tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran terhadap hukum Islam.
Ini juga berlaku bagi siapa pun orang yang mengunjungi negara tersebut. Bahkan untuk tamu penting kenegaraan sekalipun.

Meskipun tidak menggunakan baju yang tertutup sepenuhnya, namun turis tetap harus menghormati hukum yang ada di Arab Saudi.

Sayangnya hukum ini malah dilanggar oleh warga negeranya sendiri.

Melansir dari Metro.co.uk (17/7/2017) seorang wanita Saudi memasang video dirinya mengenakan rok mini dan berjalan di tempat umum di negara tersebut.

Saat ini kejadian tersebut sedang diselidiki oleh polisi agama Arab Saudi

Ternyata wanita muda itu adalah seorang model yang biasa dipanggil Khulood.Video wanita pakai rok mini di Arab Saudi tersebar di media sosial (Metro.co.uk)

Dia merekam rekaman pendek dan diunggah pada Snapchat.

Video 6 detik itu menunjukkan wanita tersebut berjalan mengelilingi sebuah benteng bersejarah di Ushayqir.

Ushayqir Heritage Village berjarak sekitar 96 mil dari Riyadh.

Bangunan ini berada di Najd salah satu provinsi paling konservatif di negara itu.

Rekaman ini menjadi heboh lantaran wanita tersebut menggunakan baju yang ketat dan rok mini.

Karena video tersebut dibagikan secara online, banyak warga Saudi meminta Khulood ditangkap karena melanggar peraturan berpakaian negara tersebut.

Polisi agama Arab Saudi bertindak/Metro ()

Wanita di Arab Saudi diharuskan memakai abayas.

Abayas adalah jubah longgar dan tertutup seluruh tubuh dan jilbab.

Menurut BBC, wartawan Khaled Zian men-tweet: "Kembalinya Haia [polisi agama] di sini adalah suatu keharusan."

Dan pengguna twitter lainnya berpendapat: "Kita harus menghormati hukum negara."

"Di Prancis, niqab dilarang dan wanita didenda jika mereka memakainya. Di Arab Saudi, memakai kain abaya dan pakaian sederhana adalah bagian dari hukum kerajaan."

Tetapi banyak juga orang Saudi lainnya malah membela wanita tersebut.

Mereka justru menyebutnya 'berani' dan menunjukkan kemunafikan untuk menyerukan penangkapannya.

Ada juga yang memujinya sebab wanita barat yang berpakaian dengan cara yang sama.

Wael al-Gassim, penulis dan filsuf, mengatakan kepada BBC bahwa dia terkejut melihat tweets yang marah dan menakutkan.

"Saya pikir dia telah membom atau membunuh seseorang. Ceritanya ternyata tentang roknya, yang tidak mereka sukai, "katanya.

Beberapa juga mengaitkannya dengan kunjungan Melania Trump beberapa saat yang lalu bersama suaminya.

Saat itu Melania Trump tidak memakai abaya saat kunjungan suaminya ke Saudi pada bulan Mei.

Namun Melania Trump dipuji karena pilihan pakaiannya yang tepat dan sopan.

Fatima al-Issa mentweet dalam bahasa Arab: "Jika dia orang asing, mereka akan bernyanyi tentang kecantikan pinggangnya dan pesona matanya...Tapi karena dia orang Arab Saudi mereka menyerukan agar dia ditangkap."

Polisi agama Saudi, Komite untuk Promosi Kebajikan dan Pencegahan Wakil, men-tweet bahwa mereka mengetahui video tersebut dan menghubungi pihak berwenang yang terkait.

Lihat videonya berikut ini:
Sumber:tribunnews.com





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer