Ada Nama Eggi Sudjana di Jajaran Pengurus, Begini Cara Kerja Komplotan Saracen

Pencokokan tiga anggota sindikat Saracen bukan tiba-tiba.

Polisi melakukan pemantauan terhadap situs dan akun media sosial yang terkait Saracen sejak sebulan lalu.
Sri Rahayu Ningsih (32), koordinator grup Saracen wilayah Jawa Barat, kelompok penyebar ujaran kebencian dan hoax di media sosial, ditangkap polisi di Cianjur, Jawa Barat, pada 5 Agustus 2017 lalu.
Saat pemantauan sudah cukup, tiga "pejabat" Saracen lalu "dijemput" polisi.

Mereka ditangkap karena alasan penyebar kebohongan yang bernuansa kebencian terhadap kelompok masyarakat lain.

JAS alias Jasriadi (32), sebagai ketua sindikat, ditangkap di rumahnya di Pekanbaru, Riau, pada 7 Agustus 2017.
JAS alias Jasriadi (32), ketua sindikat Saracen, ditangkap polisi di Pekanbaru, Riau, pada 7 Agustus 2017. (Repro/KompasTV)

Lalu MFT alias Muhammad Faizal Tanong (44), ketua bidang media informasi, ditangkap di Koja, Jakarta Utara, pada 20 Juli 2017.Muhammad Faizal Tanong, pemilik akun Faizal Muhammad Tanong atau Bang Izal (44), ketua bidang media informasi di sindikat Saracen. (Repro/KompasTV)

Dan Sri Rahayu Ningsih (32), koordinator grup Saracen wilayah Jawa Barat, ditangkap di kediamannya di Desa Cipendawa, Cianjur, Jawa Barat, pada 5 Agustus 2017.Sri Rahayu Ningsih (32), koordinator grup Saracen wilayah Jawa Barat. (Repro/KompasTV)

Menurut polisi, Saracen menyebar berita bohong lewat grup Facebook.

Setelah itu, Saracen Cyber Team dan situs saracennews.com akan ikut menyebarkan.

Penyebaran konten diikuti ratusan akun kloningannya di media sosial.

Sarana media sosial juga dimanfaatkan untuk merekrut anggota sekaligus menawarkan jasanya.

Pengguna jasa yang tertarik akan terikat kontrak.

Nilai kontrak berkisar Rp 75 juta hingga Rp 100 juta per proposal.

Paket penyebaran hoax dimasukkan dalam proposal.

Saracen juga menuangkan contoh konten siap unggah dalam proposal tersebut.

Yang menarik, ada nama pengacara kondang Eggi Sudjana dalam susunan pengurus Saracen.

Bantahan pun buru-buru dinyatakan Eggi Sudjana.

Selengkapnya, termasuk pernyataan Eggi Sudjana dan penjelasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, simak tayangan video di atas.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer