Dhani: Habis Makar dan ‘Chat‘ Mesum, Terbitlah Saracen, Lalu Apalagi?

Beberapa kasus yang sedang hangat akhir-akhir ini menjadi sorotan musisi Ahmad Dhani. Mulai dari kasus makar, chat pornografi, sampai yang teranyer kasus kelompok Saracen yang menebarkan ujaran kebencian dan SARA melalui media sosial.

Rentetan kasus tersebut membuat Dhani melontarkan pertanyaan bernada satire. "Habis makar dan chat mesum terbitlah saracen lalu apa lagi???," tulis Dhani di akun Twitter-nya, Jumat (25/8/2017).
Cuitan politisi yang kerap mengkritisi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ini, kemudian mendapat tanggapan dari warganet (netizen).

"Penipuan jemaah umroh terbesar sepanjang masa yg dilakukan oleh " pendukung 212," kata @pasukan_kuda.

"Eyg gak bisa bedain mana istri mana babu mah gak usah belagu ngurusin negara, ngurus anak ama rumah tangga aja berantakan," sindir @dFaraitody.

"Kon gak pantes blas dadi politisi. Mau tampil beda tapi malah koyo gedibal FPI. Wagu pol2an," ujar @BadjaNuswantara.

Seperti diketahui, pada 2 Desember 2016, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan 11 orang yang diduga menjadi motor rencana makar.

Mereka antara lain Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Eko Suryo Santjojo, Kivlan Zen, Ahmad Dhani, Zamran, Rizal, Alvin Indra, dan terakhir Firza.

Kemudian pada akhir Januari 2017, tersiar video berisi capture chat WhatsApp berkonten pornografi yang diduga dilakukan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Firza.

Sementara kasus terbaru, polisi meringkus tiga orang sindikat Saracen, yakni JAS ( 32), MFT,(43) dan SRN (32). Kelompok Saracen ini menggunakan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian berkonten SARA. Ada beberapa media yang mereka gunakan di antaranya Grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, dan situs Saracennews.com.




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer