Rizieq bakal kabur lagi?

Tersangka dugaan percakapan berkonten pornografi Rizieq Shihab sudah menjalani pemeriksaan di Arab Saudi oleh tim penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya. Rizieq disangka melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, dengan ancaman penjara lima tahun plus.

"Tim kita sudah ada yang berangkat ke sana (Arab Saudi) untuk memeriksa yang bersangkutan," kata Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Jakarta, Jumat (18/8/17).
Hingga saat ini penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami dan menganalisis hasil pemeriksaan tersangka perkara penyebaran foto dan percakapan mengandung pornografi tersebut. Sejumlah barang bukti yang identik dengan gambar mesum dalam percakapan antara Firza Husein dan Rizieq sudah diamankan penyidik ketika polisi menggeledah rumah Firza.
Firza dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 junto 29 dan atau Pasal 6 junto 32 dan atau Pasal 8 junto 34 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun.

Kapolri Tito juga menegaskan akan melakukan permeriksaan lanjutan bila Rizieq kembali ke Tanah Air. "Setelah itu, yang bersangkutan pulang kita akan lakukan pemeriksaan ulang kalau memang diperlukan," ujarnya.

Tak jadi Agustusan

Sebelumnya, kuasa hukum GNPF, Kapitra Ampera, yang juga pengacara Rizieq dalam skandal “Firza Hot”, mengkonfirmasi bahwa imam besar Front Pembela Islam itu akan hadir pada pawai budaya FPI dalam rangka peringatan milad yang ke-19 tanggal 17 Agustus 201

Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan tim yang terdiri atas para pengacara untuk menjemput Rizieq dari Yaman pada tanggal 15 Agustus 2017 kemarin. Rizieq dikabarkan akan tiba pada tanggal 16 Agustus kemarin, kemudian dijadwalkan mengikuti pawai keesokan harinya dan akan memberikan orasi atau ceramah pada acara dengan rute Petamburan-Sudirman-Monas.

Namun kenyataanya Rizieq hingga saat ini tidak jadi pulang, sehingga pihak kepolisian mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap imam besar FPI itu di Arab Saudi. Padahal sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada 24 Juli menyatakan pihaknya akan langsung memeriksa Rizieq Shihab jika pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu pulang ke Tanah Air.

Pernyataan Argo itu terlontar ketika Kapitra bicara di publik perihal rencana kepulangan Rizieq saat peringatan ulang tahun FPI. Saat itu, Argo menegaskan bahwa polisi tak bisa memenuhi permintaan Rizieq supaya penyidikan kasus dugaan pornografi yang menjeratnya dihentikan. Oleh karena itu, kepulangan Rizieq adalah sebuah keberanian, jika tidak kabur lagi tentu saja.




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer